Ini Kata Orang Jerman Waktu Ahmad Dhani Memakai Seragam Nazi


Semenjak Selasa (24/6) malam, Netizen di Indonesia dibuat heboh dengan munculnya sebuah video Ahmad Dhani yang dimaksudkan untuk mendukung salah satu pasangan capres-cawapres. Bukan videonya yang menjadi masalah, melainkan seragam yang digunakan Ahmad Dhani begitu mirip dengan seragam seorang jendral besar NAZI Heinrich Himmler. Himmler.

 jual jam tangan kamera

Hal ini kemudian menjadi topik hangat yang dibicarakan bukan hanya media lokal saja bahkan media Internasional seperti TIME dan surat kabar Jerman Spiegel terlihat memuat berita mengenai seragam Nazi Ahmad Dhani tersebut. Warga Jerman disana pun ikut menyuarakan pendapat mereka mengenai aksi bos dari Republik Cinta Management ini.

Berikut 7 komentar orang jerman berkaitan dengan seragam Nazi Ahmad Dhani. :

1. Ada Yang Meminta Maaf 
Bagi beberapa orang Jerman, kostum yang dipakai Dhani dalam klip itu memang cukup mirip dengan seragam Himmler. Mau tak mau mereka kembali terkenang pada kesadisan seorang Himmler. Beberapa di antara mereka bertanya-tanya apakah orang Indonesia tidak mengenali sosok Himmler dan kesadisannya.

Bahkan ada warga Jerman yang berkomentar, “Orang Indonesia mendistorsi sejarah Jerman NAZI untuk bisa dikenali. Indonesia tidak ada hubungannya dan sejarah serta budaya mereka jauh dari kita. Menurut mereka mungkin masa Jerman NAZI hanya terbatas pada peningkatan ekonomi atau baju-baju keren,”

Namun rupanya ada warga Indonesia yang seakan meminta maaf atas pilihan baju Dhani tersebut. “Sebagai orang asli yang besar di Indonesia, klip ini membuatku takut. Sebagai penduduk Indonesia, saya harus meminta maaf kepada kalian semua akan tindakan Ahmad Dhani ini.”

2. Butuh Pejuang Seperti Hitler?
Lagi-lagi beberapa orang menilai bahwa sosok Hitler dalam pendapat beberapa orang Indonesia adalah seorang pejuang. Hitler melalui NAZI berjuang akan ideologinya dengan membela kaumnya. Sehingga beberapa orang berkomentar, “Jerman NAZI membentuk hadirnya sosok pejuang di Indonesia. Karena memang negara itu harus berjuang terharap berbagai ideologi kafir. Mengingat negeri itu adalah negeri Islam terbesar.”

Namun tak sedikit orang-orang Indonesia berbahasa Jerman yang rupanya tidak membenarkan pendapat itu. Bagi mereka, Indonesia adalah negeri Pancasila. Di mana di negeri ini hidup banyak orang berbagai agama dan suku yang memang harus saling menghormati. Sehingga hukum rimba seperti era Jerman NAZI sangat tidak cocok diterapkan. Jadi bagaimana menurutmu?

3. Hanya Sekedar Simpati dan Gaya
Aksi Dhani ini rupanya juga menimbulkan pro kontra tersendiri di kalangan penduduk Indonesia. Namun bagi beberapa orang Jerman, lagi-lagi mereka menilai aksi Dhani ini tak ubahnya sebagai sebuah bentuk simpati. “Mungkin itu hanyalah sebuah simpati. Tak hanya di Indonesia, di China saja ada seorang sopir taksi yang mengatakan bahwa Hitler adalah seorang pemimpin yang kuat. Mereka belum pernah mendengar sisi gelap rezim NAZI.”

Seakan mendukung, beberapa dari warga Jerman juga menilai aksi Dhani itu tak ubahnya sebuah apresiasi layaknya konser. “Sama halnya ketika kamu menonton konser, tidak ada yang mengejutkan. Dalam festival musik kamu akan menemukan mereka yang memakai seragam-seragam atau lambang unik tanpa tahu makna aslinya. Semua itu hanya sekedar gaya saja. Indonesia adalah negara dengan banyak budaya. Mungkin NAZI dalam imajinasi Dhani ini hanyalah jawaban akan martabat negara yang harus berjuang dan memiliki harga diri tinggi.”

4. Siapa Heinrich Himmler?
Heinrich Himmler adalah salah satu petinggi NAZI yang juga Jenderal Utama dan komandan Schutzstaffel (SS). Dengan posisinya itu, Himmler bertanggung jawab atas pembantaian 6-12 juta jiwa orang-orang Yahudi, Slavia, Liberal dan lainnya dalam kejadian yang dikenal dengan nama Holocaust.

Sebagai prajurit kesayangan Adolf Hitler, Himmler bisa dibilang sama sadisnya dengan sang pemimpin. Saat memiliki kendali penuh akan Polandia, Himmler mengusir sejuta orang Polandia dan 300 ribu Yahudi. Pada 4 Oktober 1943, Himmler bahkan membuat pidato mengenai pembasmian bangsa Yahudi di dunia.

Namun saat posisi NAZI semakin terjepit, Himmler bersikap pengecut dengan mencoba mendekati Sekutu agar menghentikan pembasmian Yahudi. Hitler berang dan mencopot seluruh jabatan Himmler. Saat Jerman takluk, Himmler mencoba melarikan diri dengan identitas palsu tapi tetap saja tertangkap. Jenderal yang ternyata memiliki nenek Yahudi ini bunuh diri pada 23 Mei 1945.

5. Membela Sejarah Indonesia?
Jika kamu tidak terlalu paham akan sejarah Indonesia, maka mulai sekarang harus belajar karena orang Jerman rupanya sangat paham dengan sejarah negeri ini. Dalam beberapa komentar mengenai aksi Dhani itu, beberapa orang Jerman tampak ‘membela’ mengapa ada orang-orang Indonesia yang menganggap era Jerman NAZI itu tidak terlalu buruk.

Dalam Perang Dunia II, Jerman dan Jepang rupanya berada dalam ideologi yang sama yakni penganut sosialis. Di Indonesia sendiri, kehadiran Jepang ke negeri ini berarti mengusir Belanda yang sudah menjajah Indonesia selama 350 tahun. Beberapa orang Jerman berpendapat, bahwa kehadiran Jepang membuat mereka bisa bernafas lega. Dan karena Jepang dan Jerman satu ideologi, maka ada beberapa orang yang tidak sepenuhnya menyalahkan NAZI.

Karena itu seseorang berkomentar, “Jangan berpikir terlalu jauh. Orang-orang Indonesia sudah begitu berpendidikan dan mengerti yang benar serta salah. Tidak ada yang tahu siapa yang jahat atau baik sebenarnya bukan?.

6. Orang Indonesia Tak Paham NAZI
Seorang Jerman berkomentar mengenai artikel video aksi Dhani itu, “Aku benar-benar berpikir mengenai seberapa jauh orang Indonesia paham akan sejarah Jerman. Aku berani bertaruh dan bilang ‘Mungkin sebanyak aku paham bahasa Indonesia’, yang berarti adalah hampir tidak ada.”

Namun anggapan bahwa budaya Jerman sangat dikagumi di Indonesia memang membuat NAZI memiliki pesona tersendiri bagi beberapa orang. Jika banyak yang menganggap NAZI itu menyeramkan, tak sedikit yang membela akan perjuangan NAZI mendukung bangsa mereka sendiri. Mungkin apakah karena itu Dhani memakai baju mirip seragam khas Himmler menandakan bahwa Indonesia butuh sosok yang tegas? Mungkin hanya Dhani yang tahu.

7. Berharap Indonesia Lebih Baik
Dalam berbagai komentar yang ada, jelas sekali bahwa orang-orang Jerman sangat memperhatikan sejarah dan perkembangan Indonesia. Mereka bahkan paham bahwa negeri ini sebentar lagi bakal melangsungkan Pilpres 2014. Apapun alasan seorang Dhani, entah hanya sekedar style atau memiliki kekaguman pada sosok Himmler, mereka berharap Indonesia bisa paham akan sejarah kelam NAZI.

Karena NAZI memiliki catatan hitam di mana mereka membunuh jutaan warga Yahudi yang tidak bersalah. Kejadian itu adalah salah satu krisis kemanusiaan paling sadis dalam sejarah negeri ini. Apalagi Indonesia pernah merasakan masa gelap saat dijajah oleh Belanda dan Jepang. Sama halnya dengan Jerman yang sempat merasakan kekuasaan NAZI.

Iklan